Ngawi, 31 Mei 2026 — PT Inter Agro Indonesia terus berkomitmen dalam mendampingi para petani daerah guna mengoptimalkan hasil bumi dengan menyelenggarakan kegiatan Farmer Meeting (FM) di Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, pada Minggu (31/5). Agenda lapangan ini digelar sebagai langkah strategis perusahaan dalam memberikan dukungan pemasaran penuh (marketing support) bagi mitra kios resmi setempat, yaitu Kios Pangestu Tani.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dihadiri oleh 20 orang perwakilan petani setempat. Demi memberikan pendampingan teknis yang komprehensif, tim ahli dari Inter Agro Indonesia terjun langsung ke lokasi. Pendampingan ini dipimpin oleh Nurdiyanto (Sales Agronomist East Java West) bersama Hanan yang bertindak sebagai Field Assistant.
Tujuan utama dari penyelenggaraan acara ini adalah memperkenalkan kembali rangkaian solusi perlindungan tanaman berkualitas dari Inter Agro, sekaligus memfasilitasi transaksi penjualan secara langsung (direct selling) di lapangan. Rangkaian produk premium yang dipaparkan secara mendalam meliputi Interchip, Fironik, Emindox, Interclos, Interblast, Interten, dan In-Xaction.
Kehadiran tim teknis Inter Agro Indonesia mendapat respons yang sangat positif dari para peserta. Sesi diskusi dua arah berlangsung aktif, di mana para petani sangat antusias berkonsultasi mengenai manajemen penanganan penyakit dan pengendalian hama yang kerap menjadi kendala di lahan pertanian mereka.
Tingginya kepercayaan petani terhadap efektivitas produk Inter Agro langsung dibuktikan melalui transaksi nyata di lokasi acara, di mana tercatat adanya pembelian sebanyak 4 paket besar produk solusi oleh para petani untuk segera diaplikasikan pada musim tanam ini.
Melalui sinergi edukasi pada kegiatan Farmer Meeting ini, PT Inter Agro Indonesia berharap rangkaian varian produk yang ditawarkan dapat semakin dikenal luas serta diaplikasikan oleh lebih banyak petani di wilayah binaan Kios Pangestu Tani dan sekitarnya. Dengan pengaplikasian produk yang tepat sasaran, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Widodaren dapat terus meningkat secara berkelanjutan.