Kebumen, 20 Januari 2026 — PT Inter Agro Indonesia (IAI) mengadakan kegiatan Farmers Meeting (FM) di Desa Gebang Sari, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, dengan fokus pada komoditas padi. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi langsung antara tim teknis perusahaan dan petani terkait permasalahan budidaya yang sedang terjadi di lapangan.
Sebanyak 15 petani menghadiri pertemuan ini. Dalam sesi diskusi, terungkap bahwa sebagian tanaman padi di wilayah tersebut mengalami gejala patah leher, yang berpotensi menurunkan kualitas dan hasil panen. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam pembahasan teknis selama kegiatan berlangsung.
20260120 Farmers Meeting Klirong Bahas Solusi Padi Patah Leher (1)
Tim IAI memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan beberapa produk unggulan yang dapat mendukung perlindungan tanaman dan pemulihan kondisi pertanaman, yaitu Interten, Interclose, Emindox, dan Interblast. Penjelasan mencakup fungsi masing-masing produk, waktu aplikasi yang tepat, serta strategi penggunaan terpadu sesuai dengan kondisi lahan dan fase pertumbuhan tanaman.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penanganan yang tepat dan terukur di lapangan. Jalur distribusi produk untuk wilayah tersebut disampaikan melalui Kios UD Lestari Klirong, sehingga petani dapat lebih mudah memperoleh produk yang direkomendasikan.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, disepakati perlunya pelaksanaan kegiatan demoplot atau spray massal agar petani dapat melihat langsung hasil aplikasi produk di lahan percontohan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai efektivitas solusi yang ditawarkan sekaligus meningkatkan kepercayaan petani dalam penerapan teknologi perlindungan tanaman.
20260120 Farmers Meeting Klirong Bahas Solusi Padi Patah Leher (2)
Melalui kegiatan Farmers Meeting ini, PT Inter Agro Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi petani dengan edukasi teknis serta solusi yang relevan terhadap permasalahan di lapangan, guna mendukung produktivitas pertanian yang berkelanjutan.